Hilang Arah



Hai,
Sudah lama ya, 
tidak merasa sebaik-baik ini.
Apakabar rasa yang usang dan setengah mati,
Apakabar rasa yang terlatih disakiti?


Bersama mawar merah,
Aku terbuai ingatan keruh tentangmu lagi.
Aku;
Terus mengais segala baik yang tersisa,
Berharap menemukan kanyaah yang masih menyisa.


Jalan kita terlampau jauh,
Merekah kesegala arah.
Aku ;
Mengumpulkan arah kembali yang tak berujung,
Menyiasati segala bekal yang terhitung.


Pada akhir bekal yang tersisa,
Aku kerahkan segala cinta dan kasih yang menyisa untuk menemaniku berdoa.
Berharap agar ;
Kau selalu baik-baik saja.
Kau selalu bahagia.


Pada penghujung nafas yang begitu sengal,
Aku masih belum mampu membaca alur pikirmu yang begitu rumit.
Pada penghujung cahaya yang mampu mataku serap,
Kau terus muncul dalan bayang-bayang gelap nya indera.


Diakhir kata yg mampu terucap,
Aku;
Berterimakasih kepada semesta,
Sebab sudah mempertemukan aku dengan dia.
Kalau reinkarnasi benar ada nya,
Semoga inderaku masih mengenalimu, sayangku. ~

___
_

📷 : Yashica Fx-3 Super 2000, Boen Jakarta 250

Komentar